oleh

Baru Juga Dilantik, Eeehh Bupati Tulungagung Langsung Dinonaktifkan

Gubernur Jawa Timur Soekarwo melantik Bupati serta Wakil Bupati Tulungagung Syahri Mulyo-Maryoto Wibowo di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, pada Selasa (25/9/2018) jam 13.54 WIB.

Pelantikan itu berdasar pada Ketetapan Menteri Dalam Negeri Nomer 131.56-5884 serta Nomer 132.35-5885 Tahun 2018 mengenai pengangkatan Syahri Mulyo- Maryoto Wibowo sebgai Bupati serta Wakil Bupati Tulungagung.

Akan tetapi, jam 13.57 WIB, pemerintah lewat Mendagri Tjahjo Kumolo menyerahkan surat ketetapan yang lain kepada Gubenur Jawa Timur Soekarwo.

Setelah itu, Soekarno langsung menyerahkan surat ketetapan itu pada Wakil Bupati Tulungagung Maryoto Wibowo. Nyatanya surat itu adalah surat penugasan pada Wakil Bupati Tulungagung menjadi pelaksana pekerjaan atau Plt Gubernur Tulungagung Syahri Mulyo.

Hal tersebut berlangsung karena Syahri adalah terduga KPK sesudah terlilit bersama dengan Wali Kota Blitar Muhammad Samanhudi Anwar dalam masalah pendapat suap berkaitan proyek-proyek di Tulungagung serta Blitar.

Selesai pelantikan, Mendagri Tjahjo Kumolo menyampaikan, awalannya Syahri akan dilantik bersama kepala daerah yang lain di Kantor Pemprov Jawa Timur. Akan tetapi sebab diluar kota, KPK tidak mengijinkan. Pada akhirnya, Soekarwo minta KPK untuk dapat melantik Syahri di Jakarta walau berstatus terduga.

Pelantikan itu sesuai dengan amanat Masalah 164 ayat (6) Undang-undang mengenai Pemilihan kepala daerah. Pada akhirnya KPK memberi izin pelantikan Syahri Mulyo di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.

Baca juga : Eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan Ditahan Kejagung, Sapu Bersih Sampai Akarnya!!

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 comments

News Feed