oleh

Pinjaman Uang Tanpa Bunga dan Agunan, Syaratnya Cuma Mengaji dan Janji

Pinjaman uang tanpa bunga dan agunan, syaratnya cuma mengaji dan janji. Tanpa jaminan bisa utang, sangat mudah bukan ? Ya, itulah persyaratan yang diberikan Koperasi Lembaga Keuangan Mikro Syariah Karunia Rizqi Pondok pesantren Lirboyo Kota Kediri untuk menolong masyarakat sekitar pesantren.

Koperasi yang dibangun tahun 2017 ini berada di Komplek Pondok Pesantren Lirboyo lingkup Aula Al Muktamar. Sekitar 600 nasabah tergabung di koperasi ini dengan kucuran dana sampai miliaran rupiah dari donatur yang diurus pemerintah pusat serta dipantau oleh OJK.

600 Nasabah itu menyebar di 6 kelurahan di Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Yaitu Lirboyo, Campurejo, Bandar Kidul, Bandar Lor, Sudut, Bujel serta Banjarmlati.

Kesuksesan dalam pengelolaan Koperasi Lembaga Keuangan Mikro Syariah Berkah Rizqi Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri sempat mendapat penghargaan dari Presiden RI Joko Widodo pada 2018 kemarin.

Apa yang membuat koperasi yang diurus Pondok pesantren Lirboyo Kediri ini mendpat penghargaan dari Presiden? Begini penjelasan Manager Koperasi Mochammad Syaikhul Izzat.

Pinjaman Uang Tanpa Bunga

 

“Kuncinya ialah, kami memberikan pinjaman uang tanpa bunga dan agunan pada warga sekitar Pondok Pesantren lewat cara syariah. Tapi ada syarat yang harus dipenuhi yaitu mau mengaji dan mau berjanji, jaminannya cuma itu,” jelas Izzat.

Kelihatannya mudah, akan tetapi dalam praktik pun butuh perjuangan waktu mengawali. Karena tidak hanya menolong tapi lebih diprioritaskan dakwah serta kebersamaannya.

Jumlah pinjaman bervariasi masing-masing orang per kelompok (tiap kelompok minimal 5 orang) yaitu Rp1.000.000 sampai Rp2.000.000. Pinjaman dilunasi dalam waktu 50 minggu serta tiap minggu nasabah menyetor angsuran Rp40.000.

“Waktu setoran angsuran itulah saatnya mengaji. Kegiatan ini dilakukan di tiap kelompok. Kitab yang digunakan untuk pengajian ialah Kitab Arbain Nawawi yaitu kitab yang berisi empat puluh dua hadits pilihan yang disusun oleh Imam Nawawi,” jelas Izzat.

Kitab Arbain Nawawi sangat populer dan di terima dengan baik oleh kaum muslim.

Mengenai bunyi ikrar yang disampaikan yaitu:

Bismillahirrahmanirrahiim

Kami anggota rumpun…… berikrar :

1.Saling mengingatkan agar selalu berkata jujur, menepati janji, amanah dan disiplin

2.Saling membantu mengatasi kesulitan sesama anggota.

3.Bersama suami, berusaha meningkatkan kesejahteraan keluarga.

4.Memanfaatkan dana LKMS-Pesantren untuk meningkatkan pendatapan keluarga dan mengembalikan tepat waktu.

5.Mendidik, menyekolahkan dan mendoakan anak supaya cerdas, sholihin-sholihat, berbakti kepada orang tua dan mengabdi hanya kepada Allah SWT.

Allah menjadi saksi atas ucapan dan perbuatan kami

Selesai pembacaan ikrar diteruskan pengajian pokok serta kegiatan terakhir yaitu membayar angsuran mingguan.

Ikrar ini yang menjadi pengikat kepercayaan antara nasabah dengan Allah SWT.

Yayuk selaku Ketua Kelompok Taman Sari Kelurahan Lirboyo mengakui begitu terbantu dengan progam pinjaman uang tanpa bunga Koperasi Lembaga Keuangan Mikro Syariah Berkah Rizqi Pondok Pesantren Lirboyo.

“Saya tidak bisa berkata apa-apa mas, yang pasti kami semua begitu terbantu. Tanpa jaminan dapat pinjaman uang tanpa bunga, dan juga syaratnya ringan cuma mengaji. Apalagi kami sebagai penjual sayuran, buka toko pracangan, jualan nasi, warung kopi. Hal ini yang membuat ikatan Pondok Pesantren dengan warga sekitar semakin kuat,” papar Yayuk yang diamini ibu-ibu kelompok.

Baca juga : Sri Mulyani Sebut di Tahun Politik Banyak Orang Terobsesi dengan Utang dan Pajak