oleh

260 Musisi Tolak Pengesahan RUU Permusikan

260 musisi menolak pengesahan draf RUU Permusikan. Mereka tergabung dalam Koalisi Nasional Tolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Permusikan.

Koalisi memandang tidak ada urgensi buat DPR serta pemerintah untuk mengulas dan mengesahkan RUU Permusikan menjadi Undang-Undang. Karena, draf RUU Permusikan dinilai berpotensi membatasi, menghalangi perkembangan proses kreasi, serta malah merepresi beberapa pekerja musik.

Danilla Riyadi, selaku anggota koalisi, memberi dukungan usaha menyejahterakan musisi serta terbentuknya ekosistem industri musik yang lebih baik, akan tetapi dengan tidak mengesahkan RUU Permusikan.

“Kalau musisinya ingin sejahtera, sebenarnya telah ada UU Pelindungan Hak Cipta dan lain-lain. Jadi untuk apalagi RUU Permusikan ini,” tutur Danilla.

Selain itu, personil group Daramuda, Rara Sekar menjelaskan, sekurang-kurangnya ada 19 pasal bermasalah. Dari mulai ketidakjelasan redaksional, ketidakjelasan subyek serta objek hukum yang ditata, sampai masalah atas agunan kebebasan berekspresi dalam bermusik.

Pasal 5 salah satu pasal yang dipermasalahkan koalisi.

Pasal tersebut berisi larangan bagi setiap orang dalam berkreasi untuk mendorong khalayak melakukan kekerasan dan perjudian serta penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat aditif lainnya; memuat konten pornografi, kekerasan seksual, dan ekspoitasi anak; memprovokasi pertentangan antarkelompok, antarsuku, antarras, dan/atau antargolongan; menistakan, melecehkan, dan/atau menodai nilai agama; mendorong khalayak umum melakukan tindakan melawan hukum; membawa pengaruh negatif budaya asing; dan/atau merendahkan harkat dan martabat manusia.

Menurut Cholil Mahmud personil Efek Rumah Kaca, pasal itu seperti karet serta membuka ruang unutk golongan penguasa atau siapa saja untuk lakukan persekusi.

Cholil juga memandang pasal itu bertolak belakang dengan semangat kebebasan berekspresi dalam berdemokrasi yang dijamin UUD 1945.

Atas penolakan itu, koalisi pun menginisiasi tuntutan dari penolakan RUU Permusikan lewat www.change.org. Sampai Selasa (5/2/2019) jam 10.00 WIB, sekitar 170.323 orang sudah memberi dukungan tuntutan itu.

Baca juga : Satpam Sekolah Parkirkan Motor Sesuai Warna Mendadak Viral

Author : Roni Ahlan Widodo

Gambar Gravatar
Sedih secukupnya, Senang secukupnya, Bersyukur sebanyak-banyaknya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *